Liga Arab

      Dunia Arab adalah seluruh kawasan tempat tinggal bangsa arab yang mayoritasnya orang arab.

Dunia Arab berdasarkan naskh dibagi 2:
1. Dunia Arab sebelum abad ke VII, meliputi:
  - Semenanjung Arab
  - Lembah Syam dan Irak
  - Semenanjung Sinai
  - Sahara Timur Wadi Nil
2. Dunia Arab setelah abad ke VII, meliputi:
    21 negara yang disebut Liga Arab atau Timur Tengah oleh orang Barat.
Liga Arab atau Liga Negara-Negara Arab adalah sebuah organisasi yang terdiri dari negara-negara Arab.Organisasi ini didirikan pada 22 Maret 1945 oleh tujuh negara. Piagamnya menyatakan bahwa Liga Arab bertugas mengkoordinasikan kegiatan ekonomi, termasuk hubungan niaga; komunikasi; kegiatan kebudayaan; kewarganegaraan, paspor, dan visa; kegiatan sosial;  dan kegiatan kesehatan, Markas Liga Arab berada di Kairo.

               Sejarah Liga Arab dimulai ketika Kerajaan Inggris Raya menyadari pentingnya persatuan diantara negara-negara Arab (Pan Arabia) di awal abad ke 20. Kerajaan Inggris jugalah yang mendorong dan menjamin kerjasama diantara negara-negara Arab, yang sebenarnya tujuan utamanya ialah untuk memimpin pemberontakan meraka melawan Kekaisaraan Ottoman Turki selama Perang Dunia I. Inggris menjanjikan untuk membantu Arab membangun sebuah persatuan Kerajaan Arab dibawah kekuasaan Sherif Hussein di Mekah yang kekuasaannya akan menjangkau seluruh dunia Arab (sekarang lebih dikenal sebagai Jazirah Arab, Irak, Suriah, Libanon, Palestina, Israel dan Yordania). Setelah memenangkan peperangan, Inggris mengkhianati Sharif Hussein dan selanjutnya membagi wilayah Arab menjadi negara-negara bagian kecil dan menerapkan kebijakan “Devide and Rule”.
Mesir - 22 Maret 1945 (pendiri)
Irak - 22 Maret 1945 (pendiri)
Yordania- 22 Maret 1945 (pendiri)
Lebanon- 22 Maret 1945 (pendiri)
Arab Saudi - 22 Maret 1945 (pendiri)
Suriah - 22Maret 1945 (pendiri)
Yaman- 5 Mei 1945 (pendiri)
Libya - 28 Maret1953
Sudan - 19 Januari1956
Maroko- 1 Oktober 1958
Tunisia- 1 Oktober 1958
Kuwait - 20 Juli1961
Aljazair- 16 Agustus 1962
Uni Emirat Arab- 12 Juni1971
Bahrain- 11 September 1971
Qatar - 11 September 1971
Oman - 29 September 1971
Mauritania- 26 November 1973
Somalia - 14 Februari 1974
Palestina
Djibouti - 9 April 1977
               Sejak didirikan pada tanggal 22 Maret 1945, Liga Arab telah menjalani banyak kemajuan dan kemunduran dalam menjalankan fungsi dan tujuannya. Semua itu tidak terlepas dari gejolak yang terjadi di kawasan Arab dan Timur Tengah. Seperti yang kita ketahui bersama, kawasan Timur Tengah merupakan kawasan yang kaya sumber daya alamnya, khususnya minyak bumi. Namun kekayaan tersebut tidak berbanding lurus dengan kemajuan teknologi negara-negaranya. Masih banyak negara Arab yang menyewakan daerahnya untuk ditambang oleh perusahaan asing, khususnya perusahaan Barat. Oleh sebab itu banyak “kepentingan” yang bermain disana. Disamping itu, mayoritas penduduk Arab adalah Muslim dan oleh Barat dianggap sebagai “musuh yang berbahaya”, dan sebab itu terlebih setelah tragedy WTC 2001 Amerika Serikat menginvansi Afganistan dan dilanjutkan dengan Irak. Anehnya, tidak sedikit negara Arab yang membantu invansi Amerika ini sehingga menimbulkan gejolak diantara negara anggota Liga Arab.

0 komentar:

Poskan Komentar